SAR gabungan menemukan 10 jenazah korban longsor Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada hari kedelapan operasi pencarian, Sabtu (31/1/2026). Dengan temuan terbaru ini, total korban yang berhasil dievakuasi menjadi 65 orang, sementara diperkirakan masih ada 10 korban lainnya yang dinyatakan tertimbun. Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian mengatakan, semua jenazah ditemukan melalui penyisiran intensif di sejumlah titik sektor pencarian (worksite) sejak pagi hingga sore hari. “Pada hari kedelapan ini, tim berhasil mengevakuasi 10 jenazah dari beberapa titik pencarian,” ujar Ade pada konferensi pers, Sabtu (31/1/2026).
Penemuan pertama terjadi pada pukul 09.29 WIB di Worksite B2. Selanjutnya, satu jenazah kembali ditemukan di Worksite A1 pada pukul 10.23 WIB.
Proses pencarian terus berlanjut hingga sore dengan temuan di beberapa sektor berbeda. Rinciannya, dua jenazah ditemukan di Worksite A1, empat jenazah di Worksite A2, satu jenazah di Worksite A3, satu jenazah di Worksite B1, serta dua jenazah di Worksite B2. Temuan terakhir tercatat pada pukul 16.55 WIB di Worksite A1.
Ade menyebutkan, tim SAR masih memfokuskan pencarian terhadap sisa korban yang diduga masih tertimbun material longsoran di beberapa titik prioritas. Proses identifikasi korban dilakukan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat. Hingga Sabtu siang, sebagian besar jenazah yang telah dievakuasi sudah teridentifikasi, sementara sisanya masih dalam proses pencocokan data antemortem dan postmortem. Operasi pencarian melibatkan unsur Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, serta potensi SAR lainnya. Tim di lapangan menerapkan prosedur keselamatan ketat mengingat kondisi tanah yang masih labil dan berisiko terjadi longsor susulan.
Pencarian akan dilanjutkan dengan penguatan alat berat dan penyisiran manual di sektor yang belum tuntas. Tim juga memprioritaskan area dengan indikasi kuat keberadaan korban berdasarkan pemetaan dan laporan warga






