Upost.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menggelar rapat paripurna masa persidangan I tahun sidang IV rapat ke 5 yang di gelar di Hotel Novena Lembang, pada Kamis 22 September 2022.
Pada sidang kali ini pembahasan mengenai pandangan fraksi perubahan APBD. Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bandung Barat, masa persidangan I tahun sidang IV rapat ke-3 dipimpin oleh ketua DPRD KBB , yaitu Rismanto, dan dihadiri oleh para Wakil Ketua DPRD KBB Ida Widaningsih, Pipih Supriati, H. Ayi Sudrajat dan dihadiri oleh anggota DPRD sejumlah 39 orang dari 50 orang anggota DPRD.
Penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi, sesuai kesepakatan dalam rapat badan musyawarah sebelumnya pimpinan rapat mempersilahkan perwakilan dari fraksi partai gerakan indonesia sejahtera (gerindra), yaitu Amung ma’mur, untuk menyampaikan pandangan umum dari fraksi-fraksi dprd kabupaten bandung barat, yang secara garis besar memuat hal-hal sebagai berikut :
Pertama dan terutama, kami dari fraksi gerindra mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya karena telah memberikan kesempatan kepada kami untuk menyampaikan pandangan umum fraksi-fraksi di dprd kabupaten bandung barat terhadap rancangan peraturan daerah tentang perubahan apbd tahun anggaran 2022.
Sebagaimana telah kita mendengarkan dan mencermati nota pengantar rancangan peraturan daerah tentang perubahan apbd tahun anggaran 2022 yang telah disampaikan oleh Plt. Bupati bandung barat, fraksi-fraksi berpendapat secara keseluruhan, bahwa kinerja pemerintah daerah selama ini menimbulkan asumsi publik yang berkonotasi negatif karena adanya defisit yang fantastis serta adanya pemberian informasi yang simpang siur dari pihak pemerintah daerah itu sendiri. Oleh karena itu, prinsip transparansi publik harus diterapkan sehingga perubahan apbd ini dapat menepis berbagai opini subyektif yang berhembus.
Plt. Bupati bandung barat, yakni Hengki Kurniawan, untuk menyampaikan jawaban terhadap pandangan umum fraksi-fraksi mengenai rancangan peraturan daerah tentang perubahan pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2022 yang telah disampaikan sebelumnya. Secara garis besar, jawaban plt. Bupati bandung barat tersebut memuat hal-hal sebagai berikut :
Pemerintah daerah mengucapkan terima kasih dan apresiasi terhadap berbagai saran dan masukan untuk penurunan pad karena pandemi covid-19, meskipun sekarang sudah melandai. Faktor utama yang menjadi penyebab menurunnya pad secara signifikan karena selama masa pandemi banyak sektor usaha yang tutup, dan perlu ada rasionalisasi untuk efisiensi anggaran demi kepentingan pelayanan publik.
Pemerintah daerah juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan saran yang diberikan oleh fraksi-fraksi terhadap rancangan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah kabupaten bandung barat tahun anggaran 2022 sebagai upaya efektifitas, dan rasionalitas terhadap seluruh anggaran dari setiap program dan kegiatan dalam rangka menghindari defisit anggaran yang cukup besar melalui peningkatan pendapatan, efesiensi belanja, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, pembelaan terhadap program pro masyarakat miskin, kesesuaian pelaksanaan pembangunan dengan perencanaan yang telah terdokumentasikan, capaian kinerja skpd dan optimalisasi penyerapan anggaran serta realisasi belanja telah disusun sesuai dengan standar pelayanan minimal (spm).
Selanjutnya pemerintah daerah akan terus mengoptimalkan pengelolaan aset daerah melalui mekanisme bangun guna serah (bgs) agar dapat lebih bermanfaat an berdaya guna untuk kepentingan umum dan daerah.
Sebelum menutup sambutan ini, saya menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasinya, atas berbagai masukan melalui pandangan umum fraksi-fraksi yang telah disampaikan, jika ada hal-hal yang belum terjawab pada kesempatan ini, untuk dapat dijawab lebih lanjut, pada pembahasan yang lebih mendalam antara perangkat daerah leading sector, dan juga dengan perangkat daerah lainnya serta tim anggaran pemerintah daerah (tapd) dengan dprd melalui badan anggaran.
Saya yakin dan percaya bahwa seluruh keinginan, harapan dan masukan dari anggota dprd yang telah disampaikan melalui pandangan umum fraksi adalah demi untuk kesempurnaan rancangan peraturan daerah tersebut, terutama rancangan perubahan apbd 2022, yang menyangkut kepentingan seluruh masyarakat bandung barat. Demikian sambutan saya pada kesempatan rapat paripurna dprd kabupaten bandung barat kali ini, semoga allah swt, senantiasa memberikan kekuatan dan kesehatan, dan menjadikan catatan amal, atas upaya yang kita lakukan selama ini.
sumber foto : radarjombang.jawapos.com












